Berita

Mantan Presiden AS Donald Trump/Net

Dunia

Meski Terjerat Masalah Hukum, Trump Masih Dibanjiri Dukungan

SELASA, 13 JUNI 2023 | 12:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Meski menghadapi puluhan dakwaan, mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tetap mendapat banyak dukungan dari rekannya dari Partai Republik. Mereka percaya tuduhan terhadap Trump bermotivasi politik.

Trump sendiri tiba di Miami pada Senin (12/6) untuk menghadapi tuntutan di pengadilan federal pada Selasa (13/6) pukul 3 sore waktu setempat. Ini adalah kehadiran pertama Trump dalam kasus tersebut.

Dakwaan yang dihadapinya terkait tuduhan secara tidak sah menyimpan dokumen keamanan nasional AS dan berbohong kepada pejabat yang mencoba memulihkannya.


Trump telah menyatakan tidak bersalah dan berjanji untuk melanjutkan kampanyenya untuk mendapatkan kembali kursi kepresidenan dalam pemilihan November 2024.

"Saya harap seluruh negeri memperhatikan apa yang dilakukan Radikal Kiri ke Amerika," tulis Trump di platform media sosial Truth Social miliknya sebelum berangkat dari New Jersey ke Miami.

Di samping itu, survei dari Reuters/Ipsos menunjukkan, masalah hukum Trump tidak memengaruhi popularitasnya di kalangan pemilih Republik.

Sebuah jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dirilis pada Senin menemukan bahwa 81 persen dari Partai Republik menganggap tuduhan itu bermotivasi politik. Jajak pendapat tersebut juga menemukan Trump terus memimpin saingannya untuk pencalonan presiden partai dengan selisih yang lebar.

Sekitar 43 persen dari Republikan yang mengidentifikasi diri mengatakan Trump adalah kandidat pilihan mereka, dibandingkan dengan 22 persen yang memilih Gubernur Florida Ron DeSantis, saingan terdekat Trump.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya