Berita

Airlangga Hartarto dan Anies Baswedan/Net

Politik

Andi Yusran: Duet Airlangga-Anies Bisa Saja Terwujud

SELASA, 13 JUNI 2023 | 10:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Peta politik menuju Pemilihan presiden (Pilpres) 2024 masih sangat dinamis. Peluang duet Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan Bacapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan, pun terbuka lebar.

"Kemungkinan Airlangga berpasangan dengan Anies bisa saja terwujud di tataran elite," kata Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (13/6).

Namun menurut Analis Politik Universitas Nasional itu, di tataran akar rumput, terutama pendukung setia Anies, masih belum sepenuhnya menerima Airlangga.


Alasannya karena Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu sudah terlanjur dianggap sebagai bagian dari kekuasaan.

"Jika dipaksakan maka saya prediksi, sebagian besar pendukung ideologis Anies akan memilih golput," ungkap Andi Yusran.

Di sisi lain posisi Partai Golkar dipandang akan semakin kuat jika bergabung dalam KPP. Pasalnya, Golkar memiliki ranking tinggi dibandingkan Nasdem, PKS dan Demokrat.

Sampai saat ini ada tiga sosok yang dianggap kandidat kuat capres, yaitu: Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Meski demikian, sampai saat ini belum ada cawapres pendamping untuk masing-masing capres.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya