Berita

Foto salah satu anggota TNI membawa senjata laras panjang dan mengangkatnya di depan papan nama sebuah gereja/Net

Pertahanan

Soal Foto Prajurit Bawa Senjata ke Gereja di Nduga, Ini Penjelasan Kapendam Cenderawasih

SELASA, 13 JUNI 2023 | 05:57 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Beredar di media sosial foto salah satu anggota TNI membawa senjata laras panjang dan mengangkatnya di depan papan nama sebuah gereja.

Dalam foto yang diterima redaksi, prajurit berpakaian loreng itu mengacungkan senjata di papan nama Gereja Kemah Injil Indonesia Klasis Mapenduma Jemaat Sinai Dopoem di Nduga, Papua.

Menyikapi hal itu, Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman menyebut foto itu diambil tahun 2019.


"Bahwa foto prajurit TNI yang berpose di depan salah satu Gereja Kingmi yang berlokasi di Mapendum terjadi pada tahun 2019 saat prajurit tersebut bertugas di Mapenduma," kata Herman dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (13/6).

Herman menjelaskan, yang dilakukan oleh prajurit tersebut bukan untuk melecehkan salah satu tempat ibadah. Namun, Prajurit TNI tersebut mengambil gambar karena ingin menunjukkan bahwa dirinya pernah bertugas di wilayah Mapenduma, Kabupaten Nduga.

Atas perbuatannya, anggota tersebut sudah diberi tindakan disiplin.

Ke depan, Herman menyebut tidak ada gereja yang disentuh oleh TNI kecuali untuk membantu dalam memberikan rasa aman terhadap warga masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah di gereja.

Bahkan, lanjutnya, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, menekankan kepada setiap prajurit yang melaksanakan tugas untuk selalu mengedepankan komunikasi, dan menciptakan rasa damai.

Herman juga meminta agar masyarakat jangan terprovokasi oleh pihak lain.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya