Berita

Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti/RMOL

Politik

Ray Rangkuti Ungkap 3 Faktor Munculkan Riak Bahaya Dalam Pemilu 2024

SENIN, 12 JUNI 2023 | 17:29 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ada tiga hal yang akan memunculkan riak membahayakan dalam pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang. Pandangan itu disampaikan Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti terkait Pemilu 2024.

Pertama, kata Ray, penyelenggara pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak independen sebagai penyelenggara.

Faktor kedua, Ray menyebut peserta pemilu tidak sabaran baik dalam menunggu gelaran Pemilu dan juga menunggu hasilnya.


"Tidak sabaran peserta pemilu yang gunakan segala cara untuk mendapat suara tentu akan jadi masalah kalau dapat suara dengan cara yang tidak diperkenankan oleh aturan," kata Ray.

Terakhir, faktor netralitas pemimpin dari tingkat presiden hingga kepala desa yang mampu mempengaruhi terjadinya riak-riak dalam Pemilu 2024 mendatang.

"Netral itu bukan berarti tidak memihak, netral namun orang yang mengelola membatasi segala yang ada dalam dirinya untuk tidak dipergunakan atau mendukung calon atau caleg tertentu," kata Ray.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya