Berita

Kapal kargo "Pure Point" Rusia yang membawa minyak mentah tiba di pelabuhan Karachi pada Minggu, 11 Juni 2023/Net

Global

Kapal Kargo Minyak Mentah Pertama dari Rusia Tiba di Pakistan

SENIN, 12 JUNI 2023 | 16:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kargo minyak mentah pertama dengan potongan harga dari Rusia yang diatur berdasarkan kesepakatan baru kedua negara telah tiba di Pakistan pada Minggu (11/6).

Perkembangan ini dianggap sebagai pencapaian yang penting setelah serangkaian negosiasi berhasil dicapai kedua negara, dan disambut gembira oleh Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, yang menyatakan bahwa ini merupakan pemenuhan salah satu janjinya.

“Saya telah memenuhi janji saya yang lain kepada bangsa. Senang mengumumkan bahwa kargo minyak mentah pertama yang didiskon Rusia telah tiba di Karachi dan akan mulai mengeluarkan minyaknya besok,” kata Sharif dalam cuitannya di Twitter.


"Hari ini adalah hari yang transformatif. Kami bergerak selangkah demi selangkah menuju kemakmuran, pertumbuhan ekonomi, keamanan energi dan keterjangkauan harga minyak," tambahnya, seraya menyebut langkah itu sebagai awal dari hubungan baru antara Pakistan dan Federasi Rusia.

Mengutip Anadolu Agency, Senin (12/6), Kapal kargo "Pure Point" yang tiba di pelabuhan Karachi itu dilaporkan membawa lebih dari 45.000 metrik ton minyak mentah untuk Islamabad.

Atas keberhasilan pengiriman itu, PM Sharif turut memuji semua pihak yang terlibat dalam upaya nasional tersebut, yang telah berkontribusi untuk mewujudkan impor minyak mentah Rusia menjadi kenyataan.

Sejauh ini Pakistan masih memasok 80 persen kebutuhan minyaknya atau sekitar 154.000 barel per hari dari negara Teluk Arab, terutama Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Pengiriman terbaru dari Rusia itu diharapkan dapat terus berjalan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya