Berita

Pasukan ENDF Ethiopia/Net

Dunia

Tentara Ethiopia Bantah Curi Bantuan Pangan Milik Warga

MINGGU, 11 JUNI 2023 | 12:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Usai diduga terlibat dalam kasus pencurian bantuan pangan milik penduduk sipil, Pasukan Pertahanan Nasional Ethiopia (ENDF) akhirnya memberikan tanggapan.

Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (10/6), ENDF membantah jika ada personelnya yang terlibat dalam pencurian bantuan.

"Beberapa laporan media yang menyebut tentara ENDF terlibat dalam pencurian bantuan makanan sipil itu tidak benar," bunyi pernyataan tersebut, seperti dimuat Xinhua.


Lebih lanjut, ENDF mengklaim pihaknya memiliki persediaan pangan yang terpisah dan cukup, sehingga tidak perlu mengambil bantuan dari warga Ethiopia yang membutuhkan.

"ENDF secara luas dikenal sebagai tentara rakyat karena menyediakan sebagian pasokan makanannya sendiri untuk warga Ethiopia serta negara-negara tempat pasukan itu dikerahkan dalam misi penjaga perdamaian," tambahnya.

Pada Jumat (9/6), Program Pangan Dunia (WFP) dan Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) memutuskan untuk menangguhkan program bantuan pangannya di Ethiopia, karena adanya penyelewengan bantuan skala besar yang dilakukan oleh oknum ENDF.

Berasarkan investigasi yang dilakukan USAID selama dua bulan terakhir, ditemukan bahwa makanan yang didanai pendonor telah disalahgunakan dan dijual di pasar swasta.

Bahkan dalam beberapa kasus bantuan itu juga dikirim ke luar negeri.

Menurut PBB, lebih dari 20 juta orang di Ethiopia sangat membutuhkan bantuan pangan kemanusiaan di tengah dampak kekeringan dan konflik kekerasan yang terjadi selama bertahun-tahun.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya