Berita

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan/Net

Politik

Zulhas: Bonus Demografi Indonesia Harus Diikuti Jumlah Manusia Unggul

MINGGU, 11 JUNI 2023 | 08:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Mahasiswa adalah kunci keberhasilan Indonesia menjadi negara maju pada 2045 mendatang. Untuk itu, mahasiswa harus belajar dengan sungguh-sungguh agar dapat menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Begitu kata Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan kepada wartawan, Minggu pagi (11/6). Pernyataan serupa pernah disampaikan saat memberi materi seminar Wawasan Kebangsaan Universitas Muhammadiyah Purwokerto secara daring, pada Jumat (9/6).

"Indonesia diproyeksikan menjadi negara dengan ekonomi ke-5 di dunia dan kita memenuhi persyaratan untuk menuju ke sana. Mahasiswa adalah kunci Indonesia menjadi negara maju," ujar Mendag Zulkifli Hasan.


Kata Ketua Umum PAN itu, Indonesia memiliki bonus demografi yang puncaknya terjadi antara 2025 hingga 2038. Momentum ini tidak boleh terlewatkan agar Indonesia tidak terperangkap sebagai negara dengan pendapatan kelas menengah.

"Bonus demografi juga harus diikuti dengan jumlah manusia yang unggul dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," terangnya.

Mendag Zulkifli Hasan menambahkan, tahun 2025 hingga 2038 menjadi titik tolak bangsa untuk menyongsong abad keemasan setelah 100 tahun merdeka.

"Kita bisa kalau kita mau. Semoga cita-cita Indonesia menjadi negara maju 2045 dengan titik antar 2025 hingga 2038 bisa dilaksanakan sebaik-baiknya," tutup pria yang akrab disapa Zulhas itu.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya