Berita

Sandiaga Uno saat menyambangi Ponpes Ar Roudloh, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah/Ist

Politik

PPP Batang Dorong Sandiaga Uno Segera Diresmikan sebagai Kader

MINGGU, 11 JUNI 2023 | 01:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Status Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, hingga saat ini belum kembali resmi menjadi kader partai politik. Padahal, Sandi digadang-gadang jadi salah satu kandidat cawapres 2024.

Karena itulah, Sekretaris DPW PPP Jawa Tengah, Suyono, berharap pendeklarasian Sandiaga Uno sebagai kader segera dilakukan. Seluruh relawan pun siap mendukung jika Sandiaga Uno terpilih jadi Cawapres.

Suyono mengatakan itu saat kunjungan menparekraf, Sandiaga Uno berkunjung ke Ponpes Ar Roudloh, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Sabtu (10/6).


"Semoga (dideklarasikan) dalam waktu dekat ini," kata mantan Wakil Bupati Batang itu, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Sabtu (10/6).

Ia menyebutkan Sandiaga Uno masuk radar calon wakil presiden. PPP pun lalu mengajak Sandi berkeliling untuk lebih dikenal masyarakat.

Beberapa waktu terakhir, Sandiaga terus berkeliling ke berbagai pondok pesantren (ponpes). Kegiatan itu, menurut Suyono, bukan bentuk penggojlokan PPP kepada Sandi.

"Bukan sebuah penggojlokan, melainkan pengenalan pada masyarakat secara luas. Karena, ketika sudah dikenal maka perjuangan berikutnya akan lebih mudah," jelasnya.

Ia pun menyatakan bahwa seluruh relawan di bawah bendera PPP siap mendukung penuh Sandiaga Uno.

"Ditambah nanti pihak pihak luar yang tentunya sudah punya jaringan jaringan yang lebih luas," jelasnya.

Soal peresmian statusnya, Sandi menyebut masih menunggu kabar dari para kiai serta Plt Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono.

"Saya sekarang sedang menjalani proses di PPP dan menampung masukkan dari kiai, santri, dari para ulama. Semua ini bagian dari tahapan. Seandainya sudah bisa diberikan kepastian oleh Pak Mardiono, tentu saya akan memenuhi permintaan tersebut," ucapnya.

Terkait pencalonan sebagai cawapres, menurut Sandi hal itu ranah dari para pimpinan Parpol. Ia tidak akan mencampuri hal tersebut.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya