Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani di GOR Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (10/6)/RMOL

Politik

Muzani Minta Kader Tenang saat Ada Pihak Jelekan Prabowo

SABTU, 10 JUNI 2023 | 21:04 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Media sosial akhir-akhir ini disuguhkan dengan bertebarnya black campaign dan ujaran kebencian yang menyudutkan salah satu calon presiden atau partai jelang Pemilu 2024.

Menyikapi hal ini, Gerindra meminta segenap kader dan simpatisan mengambil sikap dewasa dengan tidak membalas cacian serta ujaran kebencian tersebut dengan saling menghujat.

"Jika ada orang atau kelompok yang melakukan itu kepada kami, menjelek-jelekkan Pak Prabowo, partai kami, maka kami minta seluruh kader bersikap tenang, tidak usah grasak-grusuk, dijelaskan, dipaparkan, dan disabarin," kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani di GOR Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (10/6).


Dengan kesabaran itu, publik juga menilai dan bisa saja menjadi indikator agar masyarakat memilih Prabowo serta Partai Gerindra.

"Karena saya kira, pada akhirnya, kesabaran itulah yang akan memberi pertolongan dan menjadi penolong kita," kata Muzani.

Apalagi negara ini, butuh pemimpin yang tenang dalam menyelesaikan persoalan meski ditekan dalam berbagai arah mata angin.

"Tidak usah hitam dibalas dengan kemarahan, tidak usah kejengkelan dibalas dengan keamukan, tidak perlu. Karena negara ini memerlukan orang-orang yang tenang dalam menghadapi masalah, memerlukan kesabaran, dan ketenangan dalam menghadapi berbagai macam kesalahpahaman atau niat-niat yang buruk," kata Muzani.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya