Berita

Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief/Net

Politik

Andi Arief: Demokrat Tidak Pernah Paksa AHY Sebagai Cawapres Anies Baswedan

JUMAT, 09 JUNI 2023 | 19:07 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Demokrat membantah terus memaksa bakal calon presiden (Bacapres) Anies Baswedan agar Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didapuk sebagai bakal cawapres.

Bantahan itu disampaikan langsung oleh Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/6).

“Partai Demokrat tidak pernah memaksakan AHY sebagai bakal cawapres Anies Baswedan,” tegas Andi Arief.


Andi Arief bahkan mempersilahkan kepada pihak-pihak yang menuding Partai Demokrat memaksa agar AHY sebagai didapuk sebagai cawapres untuk menanyakan langsung kepada Anies Baswedan dan elite Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

“Silakan ditanyakan kepada Capres Anies Baswedan, Ketua Umum Partai Nasdem dan Ketua Umum PKS. Bahkan, Partai Demokrat setuju untuk menyerahkan keputusan Cawapres kepada Capres sesuai dengan Piagam Koalisi,” kata Andi Arief.

Kepada wartawan, Bendahara Umum DPP Partai Nasdem Ahmad Sahroni mengungkap bahwa Partai Demokrat terus memaksa Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) agar mengusung Ketua Umumnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi bakal cawapres untuk mendampingi Anies Baswedan pada Pemilu 2024.

“Mereka maksa pokoknya untuk AHY mendampingi Anies,” ungkap Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (9/6).

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya