Berita

Gunung Api Mayon, Filipina/Net

Dunia

Filipina Evakuasi 10.000 Warga di Sekitar Gunung Api Mayon

JUMAT, 09 JUNI 2023 | 16:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ribuan warga yang tinggal di dekat gunung berapi Mayon, provinsi timur Albay Filipina, dilaporkan telah dievakuasi oleh pemerintah untuk menghindari potensi letusan yang diperkirakan dapat terjadi beberapa minggu atau hari mendatang.

Gubernur Albay Edcel Greco Lagman dalam pertemuan darurat pada Jumat (9/6) mengatakan pihaknya berhasil mengevakuasi 10.000 warga dari zona bahaya.

"Sebisa mungkin, saya ingin mempertahankan rekor nol korban di provinsi kami, jadi saya harap kami dapat mengevakuasi mereka ke tempat yang lebih aman," ungkap Lagman, seperti dimuat The Telegraph.


Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) mengumumkan bahwa gunung berapi Mayon memiliki aktivitas vulkanik yang tinggi dan memperkirakan bahwa letusan berbahaya mungkin terjadi dalam waktu dekat.

Status siaga gunung telah dinaikkan menjadi 3 (dalam 5 skala) dan mendesak evakuasi warga yang tinggal dalam radius 6 kilometer dari Mayon.

Gunung Berapi itu berdiri di ketinggian 2.462 meter dan merupakan daya tarik populer bagi pengunjung karena bentuknya yang hampir kerucut sempurna.

Mayon dinobatkan sebagai gunung berapi paling aktif di Filipina dan terakhir meletus pada Januari 2018.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya