Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Aparat Burkina Faso Baku Tembak dengan Teroris VDP di Perbatasan, Puluhan Orang Meninggal

KAMIS, 08 JUNI 2023 | 13:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aksi saling tembak dengan aparat keamanan Burkina Faso terjadi setelah komplotan teroris VDP melancarkan serangan secara tiba-tiba di pos perbatasan polisi Yendere.

Menurut sumber keamanan Burkina Faso, total korban jiwa dalam insiden tersebut mencapai 21 orang.

“Sekitar 14 anggota pemberontak VDP, empat tentara, satu polisi dan dua warga sipil tewas dalam serangan di perbatasan dekat Pantai Gading,” bunyi laporan tersebut, seperti dimuat The Defense Post pada Rabu (7/6).


Sumber keamanan lain mengonfirmasi jumlah korban dan menambahkan bahwa pihak keamanan Burkina berhasil melumpuhkan 50 teroris.

Karena insiden tersebut, penduduk setempat menjadi takut dan dilaporkan telah melarikan diri ke Pantai Gading.

Salah satu negara termiskin dan paling bermasalah di dunia, Burkina sedang berjuang melawan pemberontakan jihadis yang berasal dari tetangga Mali sejak 2015.

Hampir sepertiga wilayah negara dikuasai oleh kelompok pemberontak jihadis dan tidak dapat dikendalikan sama sekali oleh pemerintah.

VDP yang didirikan pada Desember 2019 telah memakan ratusan korban jiwa, terutama dalam penyergapan atau pengeboman di pinggir jalan.

Menurut PBB, lebih dari 10.000 ribu warga sipil, tentara dan polisi Burkina tewas akibat serangan teroris, sementara dua juta penduduk yang masih hidup memilih untuk mengungsi.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya