Berita

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona/Ist

Nusantara

Keuangan Pemkab Defisit, Kades di Pesawaran Belum Digaji Selama 4 Bulan

KAMIS, 08 JUNI 2023 | 00:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah kepala desa (kades) di Kabupaten Pesawaran, Lampung, mengeluhkan gaji mereka yang belum dibayarkan selama 4 bulan.

Hal itu disampaikan sejumlah Kades saat ditemui Kantor Berita RMOLLampung di acara Teknologi Tepat Guna Nusantara di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Rabu (7/6).

"Semua para kades dan aparatur desa belum terima gaji selama empat bulan, atau jalan lima bulan ini," kata salah satu Kades di Kecamatan Padang Cermin.


Dia menjelaskan, hak mereka yang belum dibayar oleh Pemda Pesawaran itu dengan alasan bahwa Pemda defisit anggaran sehingga gaji para kades dan aparatur tidak dibayar.

"Ini nasib orang banyak harus dipikirkan dan ini merupakan hak. Kades dan aparatur desa butuh uang itu," ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kades dari Kecamatan Punduh Pidada, bahwa Kades dan aparatur desa di Kabupaten Pesawaran belum menerima gaji selama empat bulan.

"Iya belum bayar selama empat bulan, karena kondisi Pemkab Pesawaran defisit anggaran. Dana untuk bayar gaji kades dan aparatur desa bersumber dari ADD," ujarnya.

Terpisah Sekretaris Apdesi Kabupaten Pesawaran, Hermansyah, membenarkan bahwa gaji para kades dan aparatur desa belum dibayar.

"Iya benar memang belum dibayar, tanya ke ketua aja," ujarnya.

Senada, Ketua Apdesi Suranto juga membenarkan bahwa gaji para kades se-Kabupaten Pesawaran belum dibayar.

"Saya enggak bisa ngomong karena kondisi sulit. Tanya langsung ke Kadis Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (DPMPD) karena mereka yang berwenang," ujarnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya