Berita

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat (tengah) didampingi politisi PDIP Azwar Anas dan Tri Rismaharini saat konferensi pers di sela-sela Rakernas III PDIP di Aula Masjid At-Taufiq, Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (7/6)/RMOL

Politik

PDIP Upayakan Tahun 2024 Angka Kemiskinan dan Stunting Nol Persen

RABU, 07 JUNI 2023 | 21:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam Rakernas III PDIP antara lain meminta seluruh 3 pilar partai mendata secara konkret warga miskin sampai dengan tingkat desa.

Berkenaan dengan itu, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengatakan seluruh kader PDIP akan andil dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem. Tak terkecuali persoalan stunting.

"Memang kemiskinan ekstrem menurut data BPS tadi dikatakan Bu Risma itu 1,7 persen. Kita berusaha betul 2024 berkomitmen itu zero persen termasuk juga kemarin kita sudah kami sepakati stunting itu zero persen," kata Djarot dalam konferensi pers di sela-sela Rakernas III PDIP di Aula Masjid At-Taufiq, Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (7/6).


Sementara itu, Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Abdullah Azwar Anas mengatakan dalam Rakernas III PDIP pada hari kedua, sudah membentuk sejumlah komisi untuk merumuskan rekomendasi dalam mengentaskan kemiskinan.

Meskipun, Megawati mengarahkan seluruh kader di tiga pilar partai untuk tetap turun ke lapangan dalam menyelesaikan kemiskinan.

"Ibu Ketum menginstruksikan agar kita tak terjebak pada jargon-jargon," kata Anas.

Menpan-RB itu juga menilai penanganan kemiskinan memerlukan integrasi dari pemerintah pusat, pemda, dan juga partai dalam hal ini PDIP.

Karena itu, lanjut dia, seluruh DPD PDIP se-Indonesia dan kekuatan Partai dikumpulkan Megawati untuk bertindak dan bekerja secara nyata baik di eksekutif dan legislatif.

"Dan apa yang dikerjakan rakernas hari ini adalah Ibu Ketum minta dan semua bergerak mengatasi kemiskinan secara lebih terencana dan tata kelolanya untuk bisa lebih baik," kata Anas.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya