Berita

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani (dua dari kiri) saat konferensi pers terkait akronim PMI/Ist

Politik

Disoal Palang Merah, Kepala BP2MI Sebut Tak Punya Wewenang Ubah Akronim PMI

SELASA, 06 JUNI 2023 | 18:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Akronim PMI dipastikan akan tetap digunakan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk menyebut pekerja migran Indonesia.

Hal itu ditegaskan Kepala BP2MI, Benny Rhamdani berkaitan usulan revisi Perpres 90/2019 terkait akronim penggunaan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

"BP2MI tidak pada posisi untuk mengusulkan perubahan akronim PMI. Usulan perubahan itu datangnya pengurus Palang Merah Indonesia," kata Benny saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (6/6).


Penggunaan akronim PMI untuk pekerja migran sebelumnya disorot Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla lantaran akronim PMI pekerja migran sama dengan yang digunakan instansinya.

Meski demikian, Benny menyebut penggunaan akronim PMI akan tetap digunakan karena pihaknya juga memiliki dasar hukum.

"Kita memiliki dasar undang-undang, logo kelembagaan, dan nomenklatur berbeda. Di sana ada Palang Merah Indonesia dan di sini adalah Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, tentu berbeda," ujar politisi Hanura ini.

Di sisi lain, penggunaan akronim PMI di BP2MI tidak berdiri tunggal, misalnya Pekerja Migran Indonesia Ilegal.

Meski menghormati permintaan Palang Merah Indonesia untuk mengubah akronim PMI, Benny menyebut perubahan itu bukan wewenangnya.

"Kami menyerahkan kepada pihak berwenang, (perubahan nama) bukan wewenang kami," tutupnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya