Berita

Anggota Komisi V DPR RI, Irwan Fecho/RMOL

Politik

Sentil Ikut Cawe-cawe, Demokrat Minta Jokowi Tiru Presiden Terdahulu

SELASA, 06 JUNI 2023 | 17:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sikap Presiden Joko Widodo yang secara terang-terangan mengakui bakal cawe-cawe dalam urusan pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 berpotensi menjadi tindakan penyalahgunaan kekuasaan.

Hal ini ditegaskan Anggota Komisi V DPR RI, Irwan Fecho saat menjadi narasumber dalam diskusi bertema "Cawe-cawe Jokowi di Pilpres 2024" yang digelar Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (6/6).

"Kalau cawe-cawe itu sama saja intervensi di situ, partisan, yang kemudian justru bisa menyebabkan kepentingan bangsa negara terganggu atau tidak tercapai," kata Irwan.


Politikus Partai Demokrat itu menegaskan, sikap tidak netral presiden di Pilpres justru bisa membuat suhu politik semakin memanas bahkan menimbulkan perpecahan.

"Kalau kemudian cawe-cawe di tengah tahapan Pemilu itu kan sangat mengganggu. Bisa jadi tidak jurdil, tidak bebas, apalagi ada upaya-upaya yang kemudian dukungan terhadap capres tertentu," jelasnya.

Irwan pun meminta Jokowi untuk mengikuti jejak presiden-presiden terdahulu yang tidak ikut campur urusan cawe-cawe Pemilu. Sebab dengan menyatakan cawe-cawe, netralitas Jokowi sebagai presiden diragukan oleh seluruh rakyat.

"Pak Jokowi agar jadilah presiden untuk seluruh rakyat, untuk seluruh Parpol, jangan kemudian meng-endorse Capres tertentu yang membuat pelaksanaan Pemilu khususnya Pilpres ini justru menjadi perpecahan, mengganggu persatuan bangsa dan negara," tegasnya.

Diskusi yang dipandu Redaktur Kantor Berita Politik RMOL, Angga Ulung Tranggana itu juga menghadirkan pengamat politik Citra Institute, Yusak Farchan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya