Berita

Bandit di Nigeria utara/Net

Dunia

Tolak Beri Uang Perlindungan, Bandit di Nigeria Utara Bunuh Puluhan Warga Desa

SELASA, 06 JUNI 2023 | 08:24 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sekelompok bandit bersenjata membunuh lebih dari 30 orang di enam desa yang tersebar di Nigeria utara dalam serangan yang terjadi pada Minggu (5/6).

Menurut juru bicara kepolisian setempat, Ahmad Rufai, kelompok bersenjata itu menggunakan motor dan melepaskan senjata apinya di desa Raka, Raka Dutse, Bilingawa, Jaba, Dabagi dan Tsalewa.

Berdasarkan laporan dari penduduk setempat, sekitar 36 orang tercatat telah tewas di wilayahnya dalam serangan balasan, karena mereka menolak membayar uang perlindungan kepada para bandit.


“Mereka (bandit) sangat marah dengan penolakan kami untuk bernegosiasi dengan mereka dan membayar uang perlindungan seperti yang dilakukan desa lain. Itu sebabnya mereka menyerang desa kami,” kata seorang petani bernama Musa, seorang warga Raka Dutse, seraya menambahkan mereka telah menguburkan puluhan korban tewas itu.

Menanggapi serangan mematikan itu, seorang warga di Nigeria utara, Mansur Abdullahi menyerukan agar pemerintah di negaranya dan Niger dapat segera menyelesaikan masalah tersebut.

"Pemerintah Nigeria dan Niger perlu bekerja sama untuk melawan bandit-bandit yang telah membangun tempat persembunyian di wilayah ini", kata Abdullahi, seperti dimuat Malay Mail, Senin (5/6).

Selama beberapa tahun terakhir, daerah tersebut terus dilanda dengan konflik mematikan antara penggembala dan petani atas hak penggembalaan dan air.

Konflik telah berkembang menjadi kriminalitas yang lebih luas dengan geng-geng yang disebut bandit, yang sebagian besar terdiri dari penggembala mulai menjamur dan melakukan penggerebekan mematikan di desa-desa untuk mencuri ternak, menculik untuk uang tebusan hingga membakar rumah warga setelah mereka menjarahnya.

Kekerasan komunal di Nigeria itu telah menjadi salah satu tantangan keamanan yang harus dihadapi Presiden Bola Tinubu, pemimpin yang baru saja dilantik di negara itu.

Selama kampanyenya, Tinubu sendiri telah berjanji bahwa ia akan membangun angkatan bersenjata yang lebih kuat dan berenergi kembali untuk memerangi para bandit yang menjamur di negaranya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya