Berita

Bupati Cirebon Imron Rosyadi/RMOLJabar

Politik

Ngaku Tidak Tahu Status Lahan Kantor DPC PDIP, Bupati Cirebon: Kenapa Baru Diungkap Sekarang?

SELASA, 06 JUNI 2023 | 03:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kasus kepemilikan lahan yang kini menjadi kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon akhirnya didengar Bupati Imron Rosyadi. Namun, Imron tak tahu pasti soal status lahan tersebut.

"Kami kan belum begitu paham asal-usulnya seperti apa. Cuma ada pihak lain, katanya. Kenapa sudah lama, baru diungkap sekarang,” kata Imron kepada wartawan, Senin (5/6).

Menindaklanjuti ultimatum yang disampaikan pemilik lahan, Tasiya Soemadi Al Gotas, Imron mengatakan pihaknya akan segera menggelar rapat dengan Pengurus DPC PDIP Kabupaten Cirebon.


“Saya ingin kroscek. Maka, nanti rapat dengan pengurus DPC konsultasi dengan DPD dan DPP untuk langkah ke depan seperti apa. Saya juga mau memastikan bagaimana silsilah tanah itu supaya ada titik temu. Siapa sih pemilik sebenarnya," ucapnya.

Pria yang juga menjabat Ketua DPC PDIP Kabupaten Cirebon ini menjelaskan, selama menjabat Ketua DPC, dirinya belum pernah mendapat laporan terkait status kepemilikan lahan tersebut.

"Selama tiga tahun ini, belum mengetahui tanah tersebut milik siapa. Belum ada laporan ke saya, tahunya kantor DPC saja. Makanya saya akan kumpulkan orang-orang yang tahu sejarahnya seperti apa," tuturnya.

Ditambahkan Imron, ada yang mengatakan lahan tersebut akan dijual sebesar Rp3 miliar. Apabila nanti lahan tersebut memang milik Gotas akan dibayar, dengan catatan DPC memiliki uang sebesar itu.

"Terkait permintaan harga jual Rp3 miliar dan memang haknya kita bayar, itupun kalau ada uangnya. Kalau tidak ada, lihat saja nanti seperti apa," tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya