Berita

Anggota KPU Lampung, Antonius Cahyalana/RMOLLampung

Politik

Pemilu 2024 Didominasi Pemilih Pemula, KPU Lampung Gandeng Influencer Beri Edukasi

SENIN, 05 JUNI 2023 | 04:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

KPU Lampung akan memasifkan penggunaan media sosial untuk mengedukasi pemilih pemula, yang pada Pemilu 2024 mencapai 50 persen.

Anggota KPU Lampung, Antonius Cahyalana, mengatakan, kelompok muda lebih melek teknologi informasi dengan gawainya. Sehingga KPU melakukan sosialisasi dengan memanfaatkan media sosial seperti Tiktok, Youtube, Instagram, Facebook, Twitter, dan lainnya.

“Kita juga meminta KPU kabupaten dan kota untuk membuat minimal empat media sosial untuk mengedukasi, menyebarkan informasi, dan pendidikan pemilih,” kata Antonius, Minggu (6/4).


Tak hanya itu, KPU Lampung juga bekerjasama dengan influencer dengan jumlah pengikut ribuan. Sehingga diharapkan edukasi pemilih dapat tersebar secara efektif dan efisien dengan bantuan influencer tersebut.

“Influencer ini kita jadikan agen demokrasi, sehingga para pengikutnya bisa teredukasi pemilih,” ujarnya.

Lebih lanjut, Antonius mengaku Pemilu 2024 sangat komplek mulai dari jumlah pemilu yang baik, hingga logistik untuk menjangkau daerah terpencil. Untuk itu perlu kerjasama semua pihak untuk membantu menyukseskan pemilu 2024.

“Kerjasama dilakukan dengan sekolah-sekolah, memberikan materi kepemiluan ke PPKN. Di kampus juga dilakukan sosialisasi. Lembaga lain seperti kepolisian, capil, babinkantibnas, kemenag dengan penyuluh agama, kejaksaan digandeng untuk menyukseskan Pemilu 2024,” tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya