Berita

Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Aboe Bakar Al Habsyi/RMOL

Politik

Umbar Cawe-cawe, PKS Khawatir Jokowi Gunakan Kekuasaan untuk Politik Praktis

MINGGU, 04 JUNI 2023 | 16:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sikap cawe-cawe yang ditunjukkan Presiden Joko Widodo tidak baik untuk demokrasi, meski dia beralasan demi kepentingan negara dan keberlanjutan pembangunan.

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Aboe Bakar Al Habsyi, lewat keterangan resminya, Minggu (4/6).

Bagi dia, upaya Jokowi cawe-cawe urusan Pilpres tidak baik bagi iklim demokrasi, karena membuat masyarakat khawatir.


"Bahwa cawe-cawe itu pertanda kekuasaan presiden akan digunakan dalam politik praktis untuk mendukung salah satu calon presiden tertentu," katanya, seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL.

Habib Aboe menilai, presiden sebagai penerima mandat rakyat harus bekerja secara optimal memimpin pemerintahan, tidak bertindak di luar koridor yang ada.

Dengan Jokowi yang secara terang-terangan cawe-cawe, politikus PKS itu menyebut, masyarakat menilai presiden bertindak di luar koridor.

"Beliau penerima mandat rakyat yang harus bekerja secara total dalam pemerintahan, sebagaimana diatur dalam pasal 4 ayat (1) UUD 1945 yang menegaskan bahwa presiden memegang kekuasaan pemerintahan," tandas Aboe.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya