Berita

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi/RMOL

Politik

Digelontor Rp800 Miliar, Arinal Djunaidi: Kalau Kurang ya Kita Shalat

MINGGU, 04 JUNI 2023 | 13:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah Pusat menggelontor dana APBN sebesar Rp800 miliar ke Provinsi Lampung, untuk memperbaiki jalan rusak yang sebelumnya viral.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, sembari berkelakar menuturkan, kalau dana dari pemerintah pusat kurang, dia akan shalat, agar cukup.

"Indonesia ini kan luas. Saya diberi bantuan itu harus saya syukuri. Kalau bicara kurang, ya makanya kita harus banyak shalat. Jadi jangan selalu berbicara kekurangan. Tetapi mensyukuri nikmat. Kalau kurang, tahun depan kita usaha lagi," kata Arinal, di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, Minggu (4/6).


Disinggung apakah dana itu hasil usulannya atau langsung dari pemerintah pusat, Arinal tampak menjawab hati-hati.

"Itulah, makanya saya tadi nggak mau bicara, jangan terlalu. Saya mendapat instruksi untuk membangun, ada APBN, APBD. Jadi jangan terlalu, nanti malah salah menilai, salah menjawab," tukasnya.

Dia juga menambahkan, bakal membangun jalan sesuai aliran dana yang diusulkan pemerintah pusat.

"Saya mendapat Rp800 miliar, saya punya Rp750 miliar. Saya akan bangun sesuai yang saya usulkan itu. Silahkan nanti dilihat hasilnya. APBN dikerjakan oleh balai besar jalan negara, APBD dikerjakan Dinas Bina Marga. Tetapi jalannya cuma satu," rincinya.

"Pertanggungjawabannya ada BPK, ada kepolisian, ada kejaksaan. Nah itu harus dilakukan pengawasan, pengendalian, tidak boleh lagi dengan cara-cara yang tidak sesuai," tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya