Berita

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong ketika berbicara di hadapan petinggi pertahanan dunia dalam Shangri-La Dialogue/Net

Dunia

Puluhan Bos Dinas Intelijen Dunia Diam-diam Kumpul di Singapura

MINGGU, 04 JUNI 2023 | 11:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Selain menjadi tuan rumah pertemuan para kepala pertahanan, Singapura juga turut menggelar pertemuan rahasia untuk puluhan petinggi badan intelijen utama dunia.

Hal itu terungkap dalam laporan Reuters pada Minggu (4/6), yang mengutip lima sumber.

Pertemuan pada akhir pekan ini digelar oleh pemerintah Singapura secara rahasia di tempat terpisah di samping Shangri-La Dialogue yang memang rutin dilakukan setiap tahun.


Sejauh ini belum pernah ada laporan terkait pertemuan bos intelijen di Singapura.

Di antara mereka yang hadir, Amerika Serikat diwakili oleh Direktur Intelijen Nasional Avril Haines. Sementara India diwakili kepala badan pengumpulan intelijen luar negeri Research and Analysis Wing, Samant Goel.

Di tengah ketegangan dengan AS, China juga dilaporkan hadir.

Meski begitu, Kedutaan Besar AS di Singapura mengaku tidak memiliki informasi terkait pertemuan tersebut. Sementara pemerintah India dan China belum berkomentar.

"Pertemuan itu merupakan perlengkapan penting dalam agenda bayangan internasional. Ada kode tak terucapkan di antara badan intelijen bahwa mereka dapat berbicara ketika diplomasi yang lebih formal dan terbuka lebih sulit, itu adalah faktor yang sangat penting selama masa ketegangan, dan acara Singapura membantu mempromosikannya," ujar seorang sumber.

Sementara itu, Shangri-La Dialogue sendiri dihadiri oleh lebih dari 600 delegasi dari 49 negara. Mereka melakukan dialog seputar keamanan dan pertahanan selama tiga hari secara tertutup di Hotel Shangri-La.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya