Berita

Presiden AS Joe Biden dipapah saat tersandung udai memberikan pidato pada upacara Wisuda Angkatan Udara di Colorado/Net

Dunia

Trump Berharap Biden Tidak Terluka Setelah Terjatuh karena Tersandung Karung

JUMAT, 02 JUNI 2023 | 13:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Insiden terjatuhnya Presiden AS Joe Biden usai berpidato pada upacara Wisuda Angkatan Udara di Colorado menjadi bahan ejekan saingan utamanya, Donald Trump, bersama para pendukungnya.

Biden jatuh tersandung karung pasir setelah dua jam di atas panggung di akademi layanan di Colorado Springs pada Kamis (1/6).

Trump, yang sedang berkampanye di Iowa, diberitahu tentang insiden yang dialami rivalnya, mengatakan, bahwa peristiwa itu sangat tidak menginspirasi bagi lulusan Angkatan Udara yang telah menyaksikannya.


“Saya harap dia tidak terluka. Saya harap dia tidak terluka. Anda tidak menginginkan itu,” kata Trump, menyebut dua kali kata tidak terluka.

Trump kemudian mengenang saat-saat ia sendiri mengalami kesulitan dan harus hati-hati menuruni tangga pada upacara kelulusan Angkatan Darat West Point pada tahun 2020.

“Itu keterlaluan, Anda harus berhati-hati.  Anda tidak menginginkannya (terjatuh) bahkan jika Anda harus berjinjit menuruni tangga,” tambahnya, seperti dikutip dari Independent, Jumat (2/6).

"Tangga seperti arena seluncur es," lanjut Trump.

Biden terjatuh bukan karena menuruni tangga. Dari video yang beredar, terlihat karung kecil berwarna hitam berada persis di dekat Biden berdiri selama pidato. Setelah selesai memberikan pidatonya, Biden melangkah pergi dan tersandung karung tersebut. Belum jelas apa fungsi keberadaan karung yang diduga berisi pasir itu.

Sementara Trump tampaknya lebih bijak, para pengikutnya di Twitter memanfaatkan insiden terjatuhnya Bidem sebagai bahan ejekan.

“Bahan tertawaan dunia bebas,” cuit salah satu pengguna Twitter.

“Itu adalah teriakan paling keras yang diterima Biden selama bertahun-tahun," kata yang lainnya.

Pengguna lain dengan nada ejekan membayangkan reaksi Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin seandainya tahu apa yang dialami Biden.

“Putin dan Xi benar-benar gemetar pada kepemimpinan panglima tertinggi,” seloroh seorang pengguna.

"Aneh kan, bagaimana militer di atas panggung terlihat berusaha keras untuk tidak tertawa dan tidak ada yang melompat untuk membantunya," tambah yang lain.

Biden, seorang Demokrat, mencalonkan diri untuk pemilihan ulang pada tahun 2024 dan dokternya menyatakan dia bugar serta sehat setelah pemeriksaan fisik Februari.

Selama pidato pembukaan di hadapan puluhan tentara, Biden memperingatkan para lulusan bahwa mereka akan memasuki dinas militer di dunia yang semakin tidak stabil.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Bareskrim Bongkar Tempat Jual Beli Ekstasi di Tempat Hiburan Malam

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:59

Ekonom Sambut Baik Kerja Sama RI-Jepang soal Energi Hijau

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:45

NKRI di Persimpangan Jalan

Rabu, 18 Maret 2026 | 03:13

Legislator Kebon Sirih Bareng Walkot Jakbar Sidak Terminal Kalideres

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:50

Menhan: Masyarakat Harus Benar-benar Merasakan Kehadiran TNI

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:25

RI Siapkan Tameng Hadapi Investigasi Dagang AS

Rabu, 18 Maret 2026 | 02:08

Kemenhub Tegaskan Penerbangan ke Luar Negeri Tetap Beroperasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:50

Teheran Diserang Lagi, Israel Klaim Bunuh Dua Pejabat Tinggi Iran

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:30

Sopir Taksi Daring Lapor Polisi Usai Dituduh Curi Akun Mobile Legend

Rabu, 18 Maret 2026 | 01:10

BI Beri Sinyal Tidak Akan Pangkas Suku Bunga Imbas Gejolak Global

Rabu, 18 Maret 2026 | 00:50

Selengkapnya