Berita

Tamil Selvan/Ist

Politik

Tamil Selvan: Tak Ada Sejarah Calon yang Diendorse Jokowi Menang

JUMAT, 02 JUNI 2023 | 12:02 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo nekat ikut cawe-cawe Pilpres 2024 karena tidak punya sejarah calon yang diendorsenya menang, apalagi melawan Anies Baswedan.

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan, mengatakan, pernyataan cawe-cawe pada Pilpres 2024 menunjukkan adanya ketakutan dalam diri Jokowi, karena selama ini tidak pernah punya sejarah orang yang diendorsenya menang dalam pertarungan.

"Yang pertama mengendorse Djarot maju sebagai calon gubernur Sumatera Utara, hasilnya kalah. Kemudian mengendorse Ahok maju sebagai calon Gubernur di DKI Jakarta, kalah juga. Artinya, Jokowi tak pernah punya sejarah menang bila mengendorse," urai Tamil, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (2/6).


Kekalahan itu, kata dia, menjadi pelajaran berharga bagi Jokowi. Untuk itu merasa perlu cawe-cawe di Pilpres 2024, agar bisa memecahkan sejarah, jagoannya bisa menang dalam kontestasi Pemilu.

"Makanya dia sangat lantang menyatakan dirinya cawe-cawe, dengan menegaskan bahwa calon yang dia pilih itu, dengan  kondisi dan situasi apapun, harus dia menangkan," pungkas dosen Universitas Dian Nusantara itu.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya