Berita

Kepulauan Xisha China, Laut China Selatan/Net

Dunia

Beijing Desak AS Hentikan Provokasi di Laut China Selatan

KAMIS, 01 JUNI 2023 | 08:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tudingan Amerika Serikat bahwa China telah melakukan manuver agresif yang tidak perlu di dekat pesawat militer AS di atas Laut China Selatan mendapat tanggapan dari Beijing.

Dalam pernyataannya pada Rabu (31/5), Juru Bicara Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA), Zhang Nandong, mengatakan tindakan China sesuai dengan hukum dan peraturan karena pesawat pengintai RC-135 AS dengan sengaja masuk ke area pelatihan militer China di Laut China Selatan pada 26 Mei 2023.

"Kami dengan tegas mendesak pihak AS untuk secara efektif menahan tindakan pasukan garis depan di laut dan di udara, serta mematuhi hukum dan perjanjian internasional yang relevan untuk mencegah kecelakaan udara dan laut; jika tidak, semua konsekuensi yang timbul darinya akan ditanggung oleh AS," kata Zhang, seperti dikutip dari Xinhua.


Ia menekankan, tentara China selalu waspada dan akan dengan tegas mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasional China, serta perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan.

Sebelumnya di hari yang sama, Kementerian Luar Negeri China menyebut tindakan provokatif dan berbahaya AS adalah akar penyebab masalah keamanan maritim, karena Washington sering mengirim pesawat dan kapal untuk melakukan pengintaian jarak dekat di China.

"AS perlu segera menghentikan tindakan provokasi berbahaya seperti itu. Kami akan terus mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga kedaulatan dan keamanan kami," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning dalam konferensi pers harian.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

In Memorian Try Sutrisno: Pemikiran dan Dedikasi

Senin, 02 Maret 2026 | 18:14

Cek Jadwal One Way, Ganjil-Genap, dan Contra Flow Mudik Lebaran 2026

Senin, 02 Maret 2026 | 18:12

Lebaran di Ambang Kelangkaan BBM

Senin, 02 Maret 2026 | 18:04

Konflik Iran-Israel Bisa Bikin Harga BBM Naik

Senin, 02 Maret 2026 | 18:00

Benahi Tol Sumatera Jelang Mudik 2026

Senin, 02 Maret 2026 | 17:46

Budi Karya Sumadi Tiga Kali Mangkir Dipanggil KPK

Senin, 02 Maret 2026 | 17:28

Ayatollah Alireza Arafi dan Masa Depan Republik Islam Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 17:13

Waka MPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Gejolak Selat Hormuz pada APBN

Senin, 02 Maret 2026 | 17:08

Adkasi Minta Evaluasi Kebijakan Transfer Keuangan Daerah

Senin, 02 Maret 2026 | 17:08

5 Destinasi Terbaik untuk Merayakan Cap Go Meh 2026 di Indonesia

Senin, 02 Maret 2026 | 16:59

Selengkapnya