Berita

Airlangga Hartarto dan Zulkifli Hasan/Net

Politik

Pasangan Airlangga-Zulhas Berpeluang Jika Pengaruh Jokowi Dianggap Nihil

KAMIS, 01 JUNI 2023 | 04:29 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Peluang adanya poros keempat untuk bertarung di pemilihan presiden (Pilpres) tahun mendatang dinilai kecil. Poros keempat yang dimaksud adalah pasangan Airlangga Hartarto dengan ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan sebagai calon wakil presidennya.

Pengamat politik Universitas Nasional Andi Yusran menjelaskan, ada tiga faktor mengapa sulit direalisasikan, pertama baik Airlangga dan Zulhas memiliki elektabilitas tidak semoncer Anies, Ganjar dan Prabowo.

Faktor kedua: secara politik, kemungkinan terbentuknya koalisi keempat tidak feasible karena ceruk pasar pemilih mereka beririsan dengan koalisi KKIR dan koalisi Ganjar.


"Ketiga; baik Ganjar dan Zulhas sejauh ini masih under control Jokowi sehingga menyulitkan mereka bermanuver tanpa restu Jokowi," jelas Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, rabu (31//5).

Di sisi yang lain, jelas Direktur Lanskap Politik Indonesia ini, Jokowi sendiri memiliki beban moral dalam menentukan sikap akhir mendukung Ganjar ataupun Prabowo.

Pandangan Andi, kemungkinan adanya poros keempat bisa direalisasikan ketika variabel politik Joko Widodo dianggap tidak ada.

"Kemungkinan koalisi Airlangga-Zulhas terbentuk jika variabel pengaruh Jokowi dianggap nihil, tapi itu hampir mustahil," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya