Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di Gedung Nusantara I Komplek Parlemen Senayan, Jakarta/RMOL

Politik

Tak jadi Cawapres PKS, Sandiaga Uno: Saya Tidak Pernah Mematok Langkah Politik

RABU, 31 MEI 2023 | 19:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Risiko yang bakal dihadapi Sandiaga Uno jika memilih berlabuh ke PKS, tidak akan mendapatkan kursi kandidat calon wakil presiden Anies Baswedan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu mengatakan keputusannya masuk ke partai politik murni untuk kepentingan bangsa bukan karena meminta 'jatah' politik.

"Saya tidak pernah mematok-matok langkah politik saya kedepan. Saya waktu di DKI juga seperti itu. Dulu waktu di DKI sampai terakhir saya masih jadi calon gubernur," kata Sandiaga di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (31/5).


"Saya mundur satu langkah mempersilakan pak Anies di last minute demi kepentingan bersama," imbuhnya.

Mantan Wakil Dewan Pembina Partai Gerindra ini menceritakan kebersamaannya dengan Anies Baswedan di DKI Jakarta.

Pada saat itu, kata Sandiaga, di tengah-tengah Pilgub DKI, Sandiaga dan Anies akhirnya mengubah narasi, bahwa akan melanjutkan program-program Ahok dalam membangun DKI Jakarta.

"Di tengah-tengah Pilgub DKI kita akhirnya mengubah narasi kita bahwa kita akan melanjutkan program-program Pak Ahok yang bagus waktu itu, KJP tapi kita perbaiki, KJP plus, KJS, KJS Plus," ujarnya.

"Beberapa program-program unggulan kita justru teruskan karena ini yang telah dipotret, tingkat kepuasan masyarakat yang sangat tinggi kepada pemerintah angka 80 persen," tambahnya.

Atas dasar itu, Sandiaga menginginkan langkah politik yang mampu meningkatkan kepuasan masyarakat ke depannya.

"Jadi ini pemahaman yang harus kita miliki bersama dalam menyusun langkah-langkah ke depan," tutupnya.


Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya