Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah/Ist

Politik

Ongkos Pemilu Sangat Mahal, Gelora Tawarkan 3 Opsi Pembiayaan

RABU, 31 MEI 2023 | 15:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ongkos untuk menjadi calon legislatif (caleg) di Indonesia tidaklah murah. Diperkirakan, satu orang caleg harus menyiapkan dana Rp 5 miliar sampai Rp 15 miliar untuk bisa duduk di kursi DPR RI.

Karena itulah, Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah memandang, pertarungan pemimpin hari ini bukan soal adu gagasan, tapi adu logistik.

"Makanya, tak heran banyak orang kaya yang selalu terpilih menjadi anggota DPR RI, setiap pemilu. Lantaran mereka punya kekuatan finansial," kata Fahri, seperti dikutip Redaksi melalui keterangan resminya, Rabu (31/5).


Adapun ongkos yang diperlukan dalam pemilihan gubernur (Pilgub) mencapai puluhan hingga ratusan miliar, tergantung besar kecil provinsi.

Sementara untuk ongkos menjadi calon presiden (capres), jumlahnya lebih gila-gilaan lagi, karena sudah mencapai triliunan. Kabarnya, bisa tembus Rp 5 triliun.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 itu mengusulkan tiga model pembiayaan Pemilu. Yakni 100 persen dibiayai negara, dibiayai oleh fully by market atau sepenuhnya dibiayai pasar, dan pembiayaan dengan sistem hybrid.

"Pembiayaan dengan sistem hybrid, sepertinya kita ingin memakai ini, tapi regulasinya itu tidak ketat," jelasnya.

Karena itu, Fahri menegaskan, harus dipikirkan secara serius cara membiayai Pemilu. Supaya biaya mahal itu justru tidak menjadi sumber korupsi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya