Berita

Airlangga Hartaro dan Zulkifli Hasna/Net

Politik

Pilpres 9 Bulan Lagi, Airlangga-Zulhas Masih Punya Waktu Tingkatkan Elektabilitas

SELASA, 30 MEI 2023 | 05:21 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Peluang Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan sebagai pasangan Pilpres saat ini elektabilitasnya belum signifikan.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI), Ali Rifán menjelaskan bahwa menjelang hari H pemilihan, masih ada waktu 9 bulan lagi untuk melakukan kerja politik secara massif. Dengan demikian, target elektabilitas pasangan Airlangga-Zulhas bisa menunjukkan hasil yang positif.

"Pemilu 9 bulan lagi, masih ada waktu konsolidasi politik kerja politik. Kedua, ada urgensi kenapa dua kotoh harus maju pilpres,"demikian kata Ali Rifán kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (30/5).


Selain itu, pasangan Airlangga-Zulhas memiliki urgensi kalau ternyata hakim MK menyatakan sistem proporsional tertutup yang akan digunakan di Indonesia. Salah satu efek elektoralnya adalah, partai yang memiliki capres dari kader sendiri akan mengalami peningkatan signifikan.

"Kalau Golkar tidak mengusung capres bisa berbahaya secara elektoral," kata Ali Rif'an.

Sampai saat ini masih ada 3 nama calon presiden yang beredar luas, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. Ketiganya sampai sekarang juga belum menentukan siapa pendamping yang menempati kursi calon wakil presiden.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya