Berita

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono usai Rapat Koordinasi Nasional Sinergitas Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Politik dan Keamanan untuk Menyukseskan Pemilu 2024, Hotel The Westin, Jakarta Selatan/RMOL

Pertahanan

Tanggapi Ancaman KST, Panglima TNI Kedepankan Negosiasi Damai

SENIN, 29 MEI 2023 | 15:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kelompok Separatis Teroris (KKB) pimpinan Egianus Kogoya mengancam akan menembak Pilot Susi Air Kapten Philip Max Mehrtens jika pihak Indonesia menolak untuk berdialog.

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menuturkan pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan pilot Susi Air yang telah disandera KST selama tiga bulan tersebut.

"Tentunya kita berusaha untuk menyelamatkan pilot dengan tidak menimbulkan korban jiwa dari masyarakat," kata Panglima TNI usai acara Rapat Koordinasi Nasional Sinergitas Stabilitas Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Politik untuk Menyukseskan Pemilu 2024, Hotel The Westin, Jakarta Selatan, Senin (29/5).


Disinggung mengenai kendala apa saja yang dihadapi prajurit TNI dalam melakukan misi penyelamatan pilot Susi Air tersebut, Yudo mengatakan banyak kendala yang tidak perlu disampaikan ke publik.

"Sudah disebutkan, ada kendala cuaca, kendala medan juga ada kita ada kendala-kendala yang tidak harus saya buka di media," katanya.

"Mudah-mudahan bisa kita selamatkan," imbuhnya.

Terkait negosiasi, Yudo menuturkan sejauh ini pihak Indonesia sudah melakukan negosiasi dengan tokoh masyarakat setempat agar menyampaikan pesan berdamai kepada KST dan menyerahkan pilot Susi Air.

"Kita sudah ketemu tokoh agama tokoh masyarakat kemudian dengan Penjabat Bupati berusaha maksimal semuanya, untuk bisa negosiasi secara damai," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya