Berita

Aktivis sekaligus mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai/RMOL

Politik

Natalius Pigai: Fitnah ke Firli Permainan Orang Tidak Beradab

SENIN, 29 MEI 2023 | 12:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Negara demokrasi seperti Indonesia tidak melarang seseorang untuk mengkritik kinerja dan kebijakan penyelenggara negara. Namun dengan catatan, kritikan yang terlontar harus disertai dengan bukti valid.

Hal tersebut ditekankan aktivis sekaligus mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai berkaitan dengan fitnah dan hoax yang belakangan menyerang Ketua KPK RI, Firli Bahuri.

Sebagai seorang aktivis, Natalius Pigai mengklaim selalu menyampaikan kritik pedas dengan data-data disertai bukti valid.


Konsistensi tersebut ia lakukan saat Presiden RI, Joko Widodo diterpa soal isu ijazah palsu hingga tuduhan sebagai keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Semua orang menuduh Pak Jokowi PKI & ijazah palsu, saya kritikus yang tidak komentar dan memilih diam. (Saya memilih) lihat dulu buktinya," kata Natalius Pigai kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (29/5).

Sikap tidak gampang percaya itu pun ia lakukan saat isu miring terhadap Ketua KPK RI, Firli Bahuri. Baru-baru ini, Firli digosipkan memiliki hubungan spesial dengan seorang presenter wanita.

Benar saja, sikap diam aktivis asal Papua ini pun tepat lantaran isu tersebut hanya sebatas fitnah tanpa kebenaran.

Pak Firli dituduh macam-macam tidak terbukti. Tuduhan ke Firli, beliau difitnah. permainan orang tidak beradab. Saya persilakan kritik kebijakan tapi tidak ganggu harkat dan martabat," tandas Natalius Pigai.

Rumor kedekatan Firli dengan seorang presenter wanita makin ramai lantaran kabar yang beredar di media sosial Twitter itu turut diunggah ulang oleh mantan Kasatgas KPK, Novel Baswedan.

Namun belakangan, Novel mengklarifikasi bahwa kabar tersebut tidak benar. Kepastian tersebut ia dapat setelah bertemu langsung dengan presenter Salsabila Syaira yang dituduh memiliki kedekatan dengan Firli.

"Tadi saya bertemu dengan Salsabila, didampingi beberapa teman. Dalam pertemuan tersebut saya mendapat penjelasan yang jelas dan rinci. Yang dengan penjelasan tersebut saya yakini yang disampaikan oleh (akun Twitter) @dimdim0783 di bawah ini adalah fitnah," ujar Novel dalam akun Twitternya dikutip Minggu (28/5).

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya