Berita

Kenaikan tarif ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar dikritik warga/Net

Nusantara

Jalan Masih Bergelombang dan Gelap, Tarif Tol Bakter Kok Malah Naik?

SENIN, 29 MEI 2023 | 10:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kenaikan tarif tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) ternyata tidak berbanding lurus dengan fasilitas dan kondisi jalan. Pasalnya, di sejumlah titik jalan masih terasa bergelombang dan kondisi jalan pun gelap.

Hal itu berdasarkan keterangan beberapa orang pengguna jalan yang dihimpun Kantor Berita RMOLLampung, khususnya dari arah Pelabuhan Bakauheni arah pintu masuk Kota Dalam.

"Kondisi jalan masih bergelombang, KM 38, KM 40, dan KM 50. Dan jalannya gelap," kata pengguna jalan tol, Neo, Minggu (28/5).


Dia menjelaskan, kenaikan tarif tol JTTS Ruas Bakter tidak sesuai dengan fasilitas dan kondisi jalan masih banyak perbaikan di sana-sini.

"Naik terus tarifnya tapi fasilitas enggak sesuai, lampu hanya terang di rest area saja, kan berbahaya bagi para pengguna jalan," kritiknya.

Keluhan yang sama juga disampaikan oleh Riswandi (40), seorang sopir truk. Dia mengatakan, kenaikan tarif tol semestinya didukung fasilitas lebih baik yang disediakan oleh pihak pengelola tol JTTS.

"Yang jelas pasti ada dampaknya terutama isi kartu tol, kalau fasilitas bagus enggak masalah, soalnya masih ada beberapa titik jalan bergelombang dan kurang penerangan, lampu jalan gelap, hanya ada (penerangan) di rest area saja," ujarnya.

Sebelumnya, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya Tjahjo Purnomo menjelaskan, penyesuaian kenaikan tarif tol JTTS sebesar 60 persen dari sebelumnya, yaitu dari Rp 844 per kilometer menjadi Rp1.350.

"Sejak diresmikan penyesuaian tarif ada penurunan 10 persen dari sebelumnya 36 ribu pengguna menjadi 34 ribu pengguna. Kita akan terus sosialisasi secara berkala, semoga segera kembali normal," ujarnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya