Berita

Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto/Net

Politik

Kuatkan Ketahanan Energi, Komisi VI DPR Dorong PHE Genjot Produktivitas

SENIN, 29 MEI 2023 | 09:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Produktivitas anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Hulu Energi (PHE) perlu digenjot untuk menopang visi Indonesia menuju ketahanan energi.

Merujuk data tahun 2022, PHE mampu memberikan kontribusi sebesar 68% produksi minyak nasional dan 34% produksi gas nasional.

"Ini capaian luar biasa dan layak diapresiasi. Ke depan angka produksi minyak dan gasnya bisa terus ditingkatkan lagi agar visi ketahanan energi nasional kita terwujudkan," kata Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/5).


Mengacu data Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), bauran komposisi energi diprediksi akan berubah secara bertahap hingga 2050 di mana energi baru terbarukan akan mendominasi kebutuhan energi nasional.

Artinya, lanjut Darmadi, demand energi fosil akan terus meningkat. Oleh karenanya PHE sebagai kontributor utama harus konsisten menjalankan proses bisnis secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.

Darmadi juga mengapresiasi, strategi PHE dalam memenuhi kebutuhan energi nasional. Di antaranya pengeboran sumur pengembangan dan perawatan sumur untuk melawan laju penurunan alamiah (natural declining rate) di wilayah kerja eksisting.

Kemudian pengeboran sumur eksplorasi untuk mencari potensi cadangan baru untuk menjaga keberlanjutan bisnis hingga akuisisi di wilayah kerja baru melalui partner dan melakukan ekspansi.

"Strategi tersebut saya kira cukup relevan dan realistis dalam kerangka memenuhi kebutuhan energi nasional. Terukur dan model perencanaannya cukup matang," sambungnya.

Di luar strategi tersebut, PHE diminta menerapkan konsep green strategy melalui berbagai macam program dekarbonisasi.

"Salah satunya melalui pemanfaatan sumber energi gas sebagai energi transisi yang rendah emisi dan ramah lingkungan," tutup politisi PDIP ini.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya