Berita

Dalam beberapa pidato di masa lalu, Presiden Tirkiye Recep Tayyip Erdogan menggambarkan Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai "teman baik"/Net

Dunia

Kemenangan Erdogan, Sinyal Kelanjutan Hubungan yang Stabil antara Moskow dan Ankara

SENIN, 29 MEI 2023 | 08:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kemenangan Presiden Recep Tayyip Erdogan disambut gembira oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. Ia  mengucapkan selamat dan berterima kasih kepada Erdogan atas kontribusinya dalam memperkuat hubungan antara Moskow dan Ankara.

“Kemenangan Anda dalam pemilu adalah hasil alami dari kerja tanpa pamrih Anda sebagai kepala Republik Turkiye. Ini merupakan bukti nyata dukungan rakyat Turkiye atas upaya Anda untuk memperkuat kedaulatan negara dan mengejar kebijakan luar negeri yang independen,” tulis Putin dalam sebuah pesan pernyataan kepada Erdogan, seperti dikutip dari RT, Senin (29/5).

Putin mengungkapkan Turkiye dan Rusia terlibat dalam banyak kerja sama yang saling menguntungkan, merujuk pada pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir pertama Turkiye, Akkuyu, dan pembuatan pusat gas baru sebagai dua proyek bersama yang signifikan.


“Dari lubuk hati saya yang terdalam, saya berharap Anda kembali meraih sukses, serta kesehatan dan kesejahteraan yang baik,” ujar Putin.

Erdogan mengumumkan kemenangan pada Minggu malam setelah mengalahkan saingan utamanya Kemal Kilicdaroglu dalam pemilihan presiden putaran kedua.

Dengan lebih dari 99 persen surat suara telah dihitung, Erdogan memimpin dengan 55,12 persen suara melawan Kilicdaroglu dengan 47,88 persen.

Turkiye adalah satu-satunya anggota NATO yang tidak menjatuhkan sanksi terhadap Rusia atas operasi militernya di Ukraina, dan Erdogan telah mengambil sikap netral terhadap konflik tersebut.

Di bawah kepemimpinannya, Turkiye menjadi tuan rumah pembicaraan damai antara Moskow dan Kiev tahun lalu, dan menjadi perantara Prakarsa Butir Laut Hitam.

Hubungan itu bukannya tanpa kesulitan. Terlepas dari pernyataan Erdogan bahwa Turkiye menginginkan kesepakatan damai di Ukraina sesegera mungkin, Ankara telah menjual drone penyerang dan pengintai Bayraktar TB2 dan kendaraan lapis baja tahan ranjau Kipri ke Kyiv, yang memicu teguran dari Moskow minggu ini.

Namun, kemenangan Erdogan berarti menjadi sinyal kelanjutan hubungan yang stabil antara Moskow dan Ankara.

Erdogan dan Putin telah saling kenal selama beberapa dekade, dan telah bertemu beberapa kali sejak konflik di Ukraina dimulai. Kilicdaroglu, di sisi lain, tanpa dasar menuduh Rusia ikut campur dalam pemilihan bulan ini dan menjanjikan keselarasan yang lebih dekat dengan UE dan NATO.

“Anda memerlukan pendekatan yang seimbang terhadap negara seperti Rusia,” kata Erdogan kepada CNN awal bulan ini, menambahkan bahwa “kami adalah negara yang kuat dan kami memiliki hubungan positif dengan Rusia.”

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya