Berita

Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Erdogan Dihujani Ucapan Selamat dari Pemimpin Dunia, dari Uzbekistan sampai Libya

SENIN, 29 MEI 2023 | 06:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ucapan selamat mengalir deras untuk presiden terpilih Recep Tayyip Erdogan yang kembali menjabat untuk ketiga kalinya setelah Dewan Pemilihan Tertinggi (YSK) Turkiye mengumumkan pada Minggu malam (28/5) waktu setempat.

Berdasarkan hitungan 99,43 persen suara yang telah dihitung, Ketua YSK Ahmet Yener menyatakan Erdogan berhasil meraih 52,14 mengungguli saingannya Kemal Kilicdaroglu dengan 47,86 persen suara.

Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev menjadi salah satu pemimpin pertama yang memberi selamat kepada Erdogan. Dia mengatakan hasil putaran kedua menunjukkan bahwa orang-orang Turki yang ramah mendukung kebijakan presiden dan program reformasi.


Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh dan Presiden Serbia Aleksandar Vucic juga mengucapkan selamat kepada Erdogan.

Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani mengirim ucapan selamat lewat cuitan di akun Twitternya.

"Saudaraku Recep Tayyip Erdogan, selamat atas kemenanganmu," tulis pemimpin Qatar.

“Saya berharap hubungan kita yang kuat untuk memajukan pembangunan dan pertumbuhan negara kita," lanjutnya.

Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban juga mengucapkan selamat, mengatakan kemenangan pemilihan tidak perlu dipertanyakan lagi.

Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev menyampaikan ucapan selamatnya melalui panggilan telepon dan langsung mengundang Erdogan untuk berkunjung ke Baku.

Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif mengatakan kemenangan Erdogan mencerminkan kepercayaan dan keyakinan rakyat Turki dalam kepemimpinannya yang dinamis, sementara Presiden Iran Ebrahim Raisi menyebutnya tanda kepercayaan yang terus berharga dari rakyat Turki.

Zeljka Cvijanovic, ketua Kepresidenan Bosnia-Herzegovina, juga menyampaikan ucapan selamat untuk Erdogan.

"Saya menggunakan kesempatan ini untuk mengungkapkan keyakinan saya bahwa rakyat Turki telah memilih jalan yang mencakup kemakmuran ekonomi, kesejahteraan sosial serta stabilitas regional," katanya dalam sebuah pesan.

Di media sosial, pemimpin Serbia Bosnia Milorad Dodik memuji kemenangan Erdogan sebagai peristiwa bersejarah.

"Para pemilih kembali memilih Anda sebagai pemimpin mereka. Keputusan pemilih ini tidak hanya penting bagi Republik Turkiye, tetapi bagi dunia. Selamat," kata Dodik, presiden entitas Republika Srpska di Bosnia-Herzegovina.

Presiden Kosovo Vjosa Osmani juga menyambut kemenangan Erdogan di media sosial.

"Saat Anda terus memimpin Turkiye menuju kesuksesan baru, saya berharap dapat bekerja sama untuk membangun kerja sama kita yang luar biasa," tulisnya.

Kemudian ia melanjutkan dalam bahasa Turkiye: "Semoga kemitraan antara Kosovo dan Turkiye terus tumbuh lebih kuat."

Ucapan selamat juga datang dari Presiden Rusia Vladimir Putin, dengan mengatakan bahwa itu adalah bukti rakyat Turki menghargai pekerjaan tanpa pamrih dan kebijakan luar negeri independen Erdogan.

Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Albania Edi Rama dan mantan Presiden Montenegro Milo Djukanovic juga mengucapkan selamat kepada Erdogan.
"Dengan Presiden Erdogan, yang saya ucapkan selamat atas terpilihnya kembali, kami akan terus bergerak maju," cuit Macron.

"Prancis dan Turkiye memiliki tantangan besar untuk dihadapi bersama," lanjutnya.

Di Libya, Perdana Menteri Abdul Hamid Dbeibah mengatakan kemenangan pemilihan Erdogan menunjukkan pembaruan kepercayaan rakyat dalam proyek dan kebijakannya yang sukses.

Di antara para pemimpin lain yang memberi selamat kepada Erdogan adalah Presiden Israel Isaac Herzog, Abdel-Fattah el-Sissi dari Mesir, raja dan putra mahkota Arab Saudi serta Kanselir Jerman Olaf Scholz.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya