Berita

Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus/Net

Politik

Guspardi Gaus: Wacana Duet Airlangga-Zulhas Terobosan Rasional

SENIN, 29 MEI 2023 | 05:49 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Munculnya wacana pasangan calon presiden Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan calon wakil presiden Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sebagai poros keempat di Pilpres 2024 mendatang bisa dikategorikan terobosan yang rasional.

Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus berpendapat, semakin banyak calon pasangan Pilpres, juga akan berbanding lurus dengan kayanya gagasan untuk visi dan agenda kebangsaan di masa depan.

"Ibarat pepatah, lain lubuk lain airnya, lain pula ikannya. Lain orang lain pemikiran, lain pula idenya dan gagasannya," demikian pepatah yang disampaikan Guspardi, Minggu (28/5).


Menurut Guspardi, duet ketua umum partai berlambang pohon beringin dan matahari putih itu bisa jadi alternatif baru yang bisa dipertimbangkan oleh rakyat Indonesia.

Legislator asal Sumatera Barat II ini mengemukakan, skenario poros ke empat muncul karena PAN dan Golkar bisa mendaftarkan capres dan cawapres sendiri. Secara matematika politik, Golkar dan PAN mengantongi 22,43 persen jumlah kursi DPR. Artinya, melewati syarat ambang batas presidential threshold 20 persen.

Guspardi mengatakan, wacana menduetkan Airlangga-Zulhas akan terus dikaji dengan matang. Sebab, PAN juga masih mempunyai alternatif mendukung Prabowo atau Ganjar.

Pandangan Guspardi, selama ini Airlangga-Zulhas merupakan tokoh yang memiliki pengalaman yang mumpuni dalam konteks penyelenggaraan negara.

Detailnya, Zulhas ketua umum partai, berpengalaman sebagai anggota DPRRI dan beberapa kali menjadi menteri dan Ketua MPR RI.

"Sehingga layak disebut politisi kawakan dengan rekam jejak yang mumpuni. Begitu juga Pak Airlangga track recordnya tak kalah mentereng," ungkap pria yang karib disapa Gaus ini.

Ia mengatakan, duet Airlangga-Zulhas sudah sepantasnya didukung. Sebab, strategi koalisi pilpres dengan poros baru keempat akan membuat kemungkinan pilpres satu putaran sulit terjadi.

Dengan demikian, Guspardi meyakini kontestasi  pesta demokrasi akan lebih bemakna dengan saling melahirkan dan memproduksi ide dan gagasan yang bernas.

"Untuk kemajuan berbangsa dan bernegara serta akan meningkatkan kualitas demokrasi itu sendiri," pungkas anggota Baleg DPR RI itu.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya