Berita

Anas Urbaningrum saat menjadi Ketua Umum Demokrat bersama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)/Net

Politik

Anas Urbaningrum Akhirnya Senggol SBY, Katanya: Lebih Baik Tunggu Putusan MK Secara Lengkap

MINGGU, 28 MEI 2023 | 21:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mantan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Anas Urbaningrum turut menanggapi pernyataan Presiden Keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyoroti kabar Mahkamah Konstitusi (MK) akan memutuskan sistem proporsional tertutup pada Pileg 2024 mendatang.

Pernyataan Anas Urbaningrum itu disampaikan dalam tulisan di akun Twitter-nya @anasurbaningrum yang membalas postingan SBY dengan akun @SBYudhoyono pada Minggu malam (28/5).

"Lebih baik tetap menunggu bunyi persisnya putusan MK secara lengkap dan apa saja yang menjadi dasar pertimbangan hukumnya. Termasuk kapan akan diberlakukan putusan tersebut," ujar Anas dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu malam (28/5).


Pernyataan Anas ini sekaligus membalas tulisan SBY yang merespons mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham), Denny Indrayana.

Menurut SBY, apa yang disampaikan Denny soal adanya informasi bahwa MK akan memutuskan Pileg kembali ke sistem proporsional tertutup menarik untuk dibahas.

"Jika yang disampaikan Prof Denny Indrayana 'reliable', bahwa MK akan menetapkan sistem proporsional tertutup, dan bukan sistem proporsional terbuka seperti yang berlaku saat ini, maka hal ini akan menjadi isu besar dalam dunia politik di Indonesia," kata SBY.

SBY berpendapat, Pemilu 2024 tetap menggunakan sistem proporsional terbuka. Setelah itu, presiden dan DPR bisa duduk bersama untuk membahas sistem pemilu yang lebih baik.

"Pandangan saya, untuk Pemilu 2024 tetap menggunakan sistem proporsional terbuka. Setelah Pemilu 2024, presiden dan DPR duduk bersama untuk menelaah sistem pemilu yang berlaku, untuk kemungkinan disempurnakan menjadi sistem yang lebih baik. Dengarkan pula suara rakyat," kata SBY.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya