Berita

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanani/Net

Dunia

Teheran: Zelensky Sengaja Pojokkan Iran untuk Galang Dukungan Barat

MINGGU, 28 MEI 2023 | 16:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Propaganda anti-Iran yang terus disebarkan oleh Ukraina dinilai sengaja dilakukan untuk mendapat lebih banyak perhatian dan dukungan dari Barat.

Hal itu diungkap jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanani dalam sebuah pernyataan untuk merespons tuduhan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky yang menyebut Teheran sebagai kaki tangan Rusia.

Kanani mengatakan "pengulangan klaim palsu" Zelensky terhadap republik Islam itu selaras dengan propaganda dan perang media poros anti-Iran.


"Hal itu dilakukan dengan tujuan menarik sebanyak mungkin bantuan militer dan keuangan dari negara-negara Barat," jelasnya, seperti dimuat Baroon News pada Minggu (28/5).

Menurutnya, Ukraina sengaja berbicara buruk soal Iran karena motif politik.

"Itu terlihat dari bagaimana Zelensky tidak ingin mengonfirmasi kebenarannya langsung dari pihak Iran," ungkap Kanani.

Dalam pidatonya pada Rabu (24/5), Zelensky menuduh Iran menjadi kaki tangan Rusia dengan mengirimkan pasokan senjata.

Zelesnky menceritakan bagaimana drone Kamikaze yang diduga berasal dari pabrikan Iran itu telah membunuh  seorang gadis Ukraina yang hamil dan suaminya di rumah mereka, juga pada asrama di mana para siswa dilaporkan telah menjadi korban.

Banyak laporan Barat menyebut Rusia telah menggunakan 1.160 drone kamikaze Shahed buatan Iran untuk menyerang Ukraina.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya