Berita

Bupati KBB Hengky Kurniawan akan mempertanggungjawabkan dan berikan klarifikasi terkait dugaan KKN/RMOLJabar

Nusantara

Merasa Tak Bersalah dalam Mutasi Jajarannya, Bupati KKB Siap Diperiksa KPK

MINGGU, 28 MEI 2023 | 02:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB), Hengky Kurniawan mengaku siap diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ini merupakan bentuk pertanggungjawaban dirinya terkait laporan dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang terjadi di lingkungan Pemerintahan Daerah (Pemda) KBB.

Adalah Ketua Pemuda Bandung Barat, Bilal Al Faris, yang melaporkan temuan KKN terkait proses pelaksanaan rotasi, mutasi, serta promosi jabatan yang menyeret nama Bupati KBB Hengky Kurniawan.

Merespons laporan tersebut, Hengky siap menerima panggilan KPK agar bola liar yang saat ini meresahkan masyarakat KBB dan dialamatkan kepada dirinya bisa terang benderang.


"Sebagai warga negara yang baik kami harus datang. Tentu kita memberikan keterangan yang sejelas-jelasnya," kata Hengky diwartakan Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (27/5).

Dibeberkan Hengky, dirinya tidak merasa bersalah dalam berbagai mekanisme kebijakan, termasuk proses rotasi mutasi yang saat ini heboh dinilai sebagai proyek transaksional.

"Meski begitu sah-sah saja. Masyarakat boleh meluapkan aspirasinya. Dugaan-dugaan itu kan waktu yang akan menjawab," tuturnya.

Guna membuktikan ada tidaknya pelanggaran yang tidak sesuai aturan dan perundang-undangan, pihaknya telah memanggil dinas-dinas di KBB. Sebab, dalam proses rotasi mutasi jabatan turut menyertakan dinas-dinas terkait.

"Soal pelaporan itu, saya panggil semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), karena ini warning buat semua pihak. Dalam proses rotasi dan mutasi serta promosi itu banyak juga usulan dari OPD. Jangan sampai ada sesuatu," tandasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya