Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Upaya Milisi Polisario Gagal, Pengadilan Banding Tolak Petisi Pembatalan Perjanjian Asosiasi Maroko-Inggris

SABTU, 27 MEI 2023 | 08:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pengadilan Banding London menolak permohonan LSM pro-separatis Polisario, WSC, yang meminta untuk membatalkan Perjanjian Asosiasi antara Maroko dan Inggris.

Perjanjian itu, menurut pengadilan, merupakan perjanjian asosiasi yang absah yang menghubungkan kedua negara, yang saling menguntungkan populasi dan pembangunan satu sama lain di semua wilayah Kerajaan, termasuk Sahara Maroko.

Berdasarkan siaran pers yang diterima pada Jumat (27/5), perdagangan antara Inggris dan Maroko telah berkembang sejak perjanjian itu ditandatangani pada 2019 lalu, dan berlaku pada 2021, yang membawa aliran dana bilateral mencapai 2,9 miliar pounds (Rp 53 triliun) pada kuartal tiga 2022 lalu, naik sekitar 1 miliar pounds (Rp 18 miliar) daripada tahun sebelumnya.


Melalui perjanjian itu, hubungan bilateral antar kedua negara telah pulih, dan memungkinkan kedua Kerajaan  membangun kemitraan dalam jangka panjang, karena perjanjian tersebut merupakan jaminan bagi perusahaan Maroko dan Inggris untuk dapat melakukan hubungan ekonomi dan perdagangan di semua sektor kerja sama di kedua negara.

Namun, kelompok Polisario, mencoba mencampuri perjanjian itu dengan mengajukan petisi pembatalan perjanjian Maroko-Inggris, mengklaim bahwa mereka mewakili suara Sahara Maroko yang telah ditentang oleh Maroko.

"Maroko puas bahwa Pengadilan telah mengakui bahwa Polisario sama sekali tidak memiliki pendapat mengenai perkembangan ekonomi provinsi selatan. Hubungan perdagangan antara Maroko dan Inggris hanya menyangkut kedua pihak ini," ujar pemerintah Maroko.

"Milisi Polisario tidak dapat mengklaim atau mewakili populasi Sahara," tambah pemerintah Maroko, yang dikutip dari siaran pers.

Menurut beberapa analis Maroko dan Inggris, keputusan pengadilan itu telah menyoroti kegagalan berulang dari Polisario, yang disebut sebagai penghasut sebenarnya dari konflik Sahara Maroko, untuk membujuk peradilan Inggris untuk membatalkan perjanjian tersebut.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya