Berita

Founder KedaiKOPI Hendri Satrio alias Hensat/Repro

Politik

Hensat: Jika Prabowo-Ganjar Bersatu Perjanjian Batutulis Bisa Terjadi

SABTU, 27 MEI 2023 | 01:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

RMOL.  Apabila Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bakal berpasangan dengan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 maka perjanjian Batutulis yang ditandatangani Megawati Soekarnoputri dan Prabowo pada 16 Mei 2009 silam terealiasi.

Salah satu dari poin perjanjiannya yakni akan menyokong Prabowo Subianto sebagai capres pada Pemilu 2014. Fakta sejarahnya, PDIP urung mengusung karena mendukung Joko Widodo (Jokowi) di 2014.

Demikian disampaikan Founder KedaiKOPI Hendri Satrio alias Hensat dalam sebuah webinar bertajuk “Suara Sumbang di Kandang Banteng, Prabowo Untung atau Buntung?” pada Jumat sore (26/5).


“Kalau itu terjadi ya menarik sekali, perjanjian Batutulis bisa terjadi setelah sekian periode tidak terlaksana maka kali ini terlaksana,” kata pria yang akrab disapa Hensat itu.

Namun begitu, kata Hensat, apakah memungkinkan bakal berduet dengan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024, kepastian itu hanya bisa terjadi apabila ada titik temu kesepakatan antara Prabowo dan Megawati.

“Karena saya dengar dalam waktu dekat akan bertemu Bu Mega ya Pak Prabowo,” katanya.

“Apakah Pak Ganjar mau menjadi wakilnya Pak Prabowo atau apakah PDIP mempersilahkan kadernya sebagai wakil presiden dulu, ya itu tergantung perbincangannya,” sambung Hensat.

Menurut Hensat, yang namanya pembicaraan politik itu segala kemungkinan bisa terjadi apabila kepentingannya sama dan sejalan.

“Misalnya 2024 Pak Prabowo dulu yang jadi presiden kemudian nanti 2029 mempersilahkan PDIP jadi capres dan wakilnya mungkin someone dari Gerindra, bisa saja begitu,” kata Hensat.

Turut hadir sejumlah narasumber dalam webinar tersebut antara lain Waketum Partai Gerindra Habiburrokhman, Politikus PDIP Rifqinizamy Karsayuda, dan Ventura POSPERA Mustar Bona.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya