Berita

Bawaslu teken MoU dengan 76 Pemantau Pemilu, Jumat (26/5)/RMOL

Politik

Bahas Strategi Pengawasan Pemilu, Bawaslu Gandeng 76 Organisasi Pemantau

JUMAT, 26 MEI 2023 | 23:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pengawasan tahapan Pemilu Serentak 2024 diperkuat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dengan menandatangani kerjasama bersama puluhan organisasi pemantau.

Anggota Bawaslu RI, Totok Hariyono menjelaskan, kerjasama yang dibangun dengan organisasi pemantau pemilu dalam rangka mengkonsolidasikan strategi pengawasan.

"Ada 76 organisasi ada yang dari perwakilan kota kabupaten, ada perwakilan provinsi ada yang secara tingkat nasional," ujar Totok di lokasi acara, Hotel Grand Mercure, Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (26/5).


Ia menjelaskan, puluhan oraganisasi pemantau pemilu itu antara lain dari kalangan mahasiswa hingga masyarakat umum yang fokus pada pelaksanaan Pemilu Serentak 2024.

"Mereka ikut bersama-sama mengawasi, dan fungsinya nanti mengokohkan tugas kita dan membantu masyarakat di lapangan, menjadi kawan strategis kita untuk bersama-sama mengawal pemilu ke depan menjadi lebih baik," katanya.

Maka dari itu, Totok mengatakan momen penandatanganan kerjasama atau MoU ini dirangkai dengan acara forum group discussion (FGD), agar Bawaslu mendapat masukan terkait strategi pengawasan.

"Dengan FGD ini kan akan ada formulasi apa kesepahaman kita visi misinya sama untuk meneguhkan (pengawasan Pemilu Serentak 2024)," demikian Totok menambahkan.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya