Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Habiburrokhman dalam sebuah webinar bertajuk “Suara Sumbang di Kandang Banteng, Prabowo Untung atau Buntung?” pada Jumat sore (26/5)/Repro

Politik

Jawab Peluang Duet Prabowo-Ganjar, Habiburrokhman: Kita Beda Paket Pencalonan Dulu

JUMAT, 26 MEI 2023 | 20:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Gerindra hingga saat ini masih konsisten berpegang pada keputusan Rapimnas Gerindra 2022 yakni mengusung Prabowo Subianto sebagai capres pada Pilpres 2024.

Sehingga, mengenai kemungkinan menyatukan kekuatan Prabowo dengan menggandeng Ganjar Pranowo belum terbuka kemungkinan itu.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Habiburrokhman dalam sebuah webinar bertajuk “Suara Sumbang di Kandang Banteng, Prabowo Untung atau Buntung?” pada Jumat sore (26/5).


“Mungkin ini takdir sejarah bahwa ada berapa titik kita harus berbeda posisi dulu gituloh, secara teknis, tidak maju dalam satu paket pencalonan. Kurang lebih begitu,” tegas Habiburrokhman.

Meski begitu, Habiburrokhman menyatakan pihaknya sangat menghormati PDIP yang notabene partai terbesar dengan perolehan suara sangat signifikan di Pemilu 2024.

Sebab, PDIP yang secara ambang batas pencalonan Presiden (Presidential Threshold) sudah mampu memajukan calon sendiri satu paket capres dan cawapresnya.

“Sehingga kami tidak pantas juga menawarkan kepada PDIP posisi cawapres,” kata Anggota Komisi III DPR RI fraksi Gerindra ini.

Atas dasar itu, kata Habiburrokhman, dalam konteks fatsun politik pihaknya merasa kurang pas dan segan jika harus berkoalisi menggandeng Ganjar Pranowo sebagai cawapres untuk mendampingi Prabowo di Pilpres 2024.

“Dalam konteks fastun ya agak-agak kurang pas, kan sahabat-sahabat kami itu partai terbesar (PDIP) bisa mengajukan sendiri lho kok kita tawarkan posisi cawapres?” tandasnya.

Turut hadir sejumlah narasumber dalam webinar tersebut antara lain Politikus PDIP Rifqinizamy Karsayuda, Pengamat Politik dari Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio, dan Ventura POSPERA Mustar Bona.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya