Berita

Ilustrasi virus meningitis jamur/Net

Dunia

Ratusan Pasien di Meksiko Berisiko Terinfeksi Meningitis Jamur usai Jalani Operasi

JUMAT, 26 MEI 2023 | 17:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kasus penyebaran virus meningitis jamur di Meksiko telah terungkap oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

Dalam laporannya, CDC memperingatkan risiko penularan wabah pada ratusan pasien yang pernah menjalani prosedur operasi dengan anestesi epidural di Matamoros, Meksiko di seberang perbatasan dari Brownsville, Texas.

"Lebih dari 200 pasien Amerika dapat berisiko terkena meningitis jamur setelah operasi," bunyi laporan tersebut, seperti dikutip dari Xinhua pada Jumat (26/5).


Menurut paparan CDC, klinik yang terkait wabah tersebut adalah River Side Surgical Center dan Clinica K-3. Dua klinik ini dilaporkan telah ditutup pada 13 Mei lalu.

CDC mengatakan pihaknya telah bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan Meksiko, pejabat lokal dan negara bagian untuk menangani wabah meningitis jamur.

Orang-orang yang berpotensi terpapar tersebut akan disarankan untuk pergi ke pusat kesehatan terdekat, perawatan darurat, atau ruang gawat darurat untuk tes diagnostik meningitis.

Meningitis akibat jamur adalah jenis meningitis yang langka. Jenis meningitis ini disebabkan oleh jamur yang menginfeksi tubuh manusia dan kemudian menyebar dari aliran darah ke otak atau sumsum tulang belakang.

Orang dengan sistem kekebalan yang lemah lebih lebih mudah terpapar, termasuk orang dengan kanker atau HIV.

Jamur paling umum yang terkait dengan meningitis jamur adalah Cryptococcus yang terhirup dari kotoran atau tanah yang terkontaminasi kotoran burung Blastomyces.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya