Berita

Rombongan biksu yang berjalan kaki dari Thailand menuju Candi Borobudur tiba di Batang, Jawa Tengah/RMOLJateng

Nusantara

Di Batang, Rombongan Biksu Thuddong Diberi Hasil Bumi dari Petani

JUMAT, 26 MEI 2023 | 10:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rombongan 32 biksu yang berjalan kaki dari berbagai negara di Asia Tenggara dan hendak menuju Candi Borobudur, Magelang disambut meriah saat memasuki wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Puluhan biksu itu bahkan mendapat derma berupa hasil bumi dari petani Batang.

Puluhan biksu itu melaksanakan ritual Thuddong atau jalan kaki menuju Candi Borobudur untuk menghadiri perayaan Waisak.


"Tidak ada dukanya. Duka itu hilang ketika ada suka, lha sukanya itu antusias luar biasa (sambutan dari masyarakat)," kata Bhante Katadhamo atau Biksu Wawan dari Indonesia diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Jumat (26/5).

Ia bercerita bahwa perjalanan para biksu tersebut tidak ada kendala. Bahkan sambutan masyarakat membuat perjalanannya meriah.

Sejak dari perbatasan Batang - Pekalongan, ratusan masyarakat tampak menyambut para biksu itu di pinggir jalan. Para biksu juga sempat mampir di rumah dinas Bupati Batang dan dijamu makan pagi.

Lalu, perjalanan berlanjut ke arah Timur (Kendal). Di depan kantor Desa Simbangdesa, para biksu mendapat derma hasil bumi dari Omah Tani.

"Ini sumbangan dari petani, ada sayur, ada buah. Buahnya ada pisang, tomat, semuanya diambil langsung dari kebun," kata perwakilan Omah Tani, Gotama Bramanti.

Bramanti menuturkan bahwa sumbangan dari petani untuk menunjukkan rasa toleransi bangsa Indonesia.

Tidak hanya Omah Tani, berbagai elemen yang menyambut para biksu yaitu SPN, Cakrawangsa, Petanesia, dan sebagainya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya