Berita

Muhamad Narendra Kartiyasa Kiemas (kedua dari kanan)/RMOLJabar

Politik

BMI Dapat Amanat Menangkan Ponakan Megawati yang Nyaleg di Dapil Jabar 10

JUMAT, 26 MEI 2023 | 09:28 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kepastian Muhamad Narendra Kartiyasa Kiemas maju sebagai bacaleg DPR RI dari Dapil Jabar 10 disambut positif sayap PDI Perjuangan, Banteng Muda Indonesia Kabupaten Kuningan.

Muhamad Narendra adalah putra kedua dari (alm) Nazarudin Kiemas dan Lyna Soertidewi Kiemas yang maju sebagai Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) dapil Jabar 10 (Kuningan, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran).

Keponakan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sekaligus sepupu dari Ketua DPR RI Puan Maharani ini serius membidik kemenangan di Pemilu 2024. Ia terus melakukan konsolidasi basis pemilih dan penguatan internal partai demi mencapai tujuannya.


"Dari DPP sudah ada pengumuman untuk Bacaleg DPR RI dapil Jabar 10, salah satunya ialah Bang Muhamad Narendra. Sore tadi acara silaturahmi dengan Bang Narendra," kata Ketua DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Kuningan, Soekadi, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (25/5).

"Beliau datang ke Kuningan untuk silaturahmi dan memperkenalkan diri, bahwa pada Pemilu 2024 ikut berkompetisi di DPR RI berangkat dari Dapil Jabar 10," imbuhnya.

Dia mengungkapkan, tidak hanya pengurus BMI, sejumlah kader maupun pengurus struktur partai tingkat kecamatan juga turut hadir menyambut kedatangan Narendra.

"Ada juga hadir dari unsur pengurus partai, yang memang notabene belum berafiliasi ke salah satu Bacaleg DPR RI," jelasnya.

Sebagai Ketua DPC BMI, Soekadi mengaku mendapat mandat dari DPP maupun DPD BMI Jabar untuk membantu pemenangan Narendra di Dapil Jabar 10.

"Kalau untuk memenangkan PDI Perjuangan sudah jelas, karena BMI itu adalah sayap partai yang mempunyai KTA. Target PDIP Dapil Jabar 10 Jabar harusnya tiga kursi," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya