Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno/Net

Politik

Besar Kemungkinan Muncul Cawapres Alternatif Seperti Maruf Amin

KAMIS, 25 MEI 2023 | 18:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Publik mulai gencar mengotak atik sosok yang cocok menjadi calon wakil presiden (Cawapres) 2024. Sejumlah tokoh pun berseliweran di jagat lembaga survei.

Namun menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, bisa saja Cawapres 2024 berasal dari kalangan yang tidak pernah muncul dalam pantauan survei.

Hal ini mirip seperti tahun 2019 lalu di mana Presiden Joko Widodo pada Pilpres periode kedua mendadak menggandeng Maruf Amin menjadi wakilnya.


"Saya kira sangat mungkin akan muncul Cawapres alternatif yang tidak pernah ada dalam radar survei yang belakangan ini sering dirilis," kata Adi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (25/5).

Namun problemnya, nama cawapres alternatif itu hingga kini belum terdeteksi. Alasannya karena saat ini masih di monopoli oleh figur besar yang memang sudah menjadi langganan dan selalu menjadi konsumsi publik.

Sebut saja di antaranya Erick Thohir, Airlangga Hartarto, Sandiaga Uno, Khofifa,  AHY, Ridwan Kamil dan seterusnya.

"Tapi mungkin jelang pendaftaran ke KPU akan muncul nama yang cukup populer nantinya. Akan muncul di pentas politik secara tiba-tiba yang akan menjadi cawapres debutan yang tidak pernah diperhitungkan selama ini," tandas Adi Prayitno.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya