Berita

Representative Images/Net

Dunia

Israel Berencana Bangun Ratusan Pemukiman Ilegal di Yerusalem Timur

KAMIS, 25 MEI 2023 | 07:38 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Israel berencana membangun ratusan rumah pemukiman ilegal di kota Abu Dis, Yerusalem Timur, yang mereka duduki.

Rencana itu diumumkan oleh The Times of Israel, dengan mengatakan bahwa proposal pembangunan tersebut telah diserahkan oleh Ateret Cohanim, kelompok yang mengatur pembangunan.

Kota Abu Dis merupakan rumah bagi 15.000 warga Palestina, termasuk tempat bagi kampus utama Universitas Al-Quds dan lembaga pemerintah otoritas Palestina.


Berdasarkan laporan yang dimuat Days of Palestine, Rabu (24/5), kelompok zionis itu menekankan pentingnya membangun proyek sekitar 400 rumah untuk meruntuhkan ambisi Palestina yang ingin menguasai Abu Dis.

“Lembaga-lembaga Palestina di Abu Dis dibangun dengan visi mengubah kota itu menjadi ibu kota Palestina dan membangun koridor dan jalur ke pusat Yerusalem, sehingga mempromosikan pengambilalihan seluruh kota,” kata kelompok itu.

"Untuk itu penting membangun proyek ini untuk menciptakan perisai melawan ambisi Palestina," tambahnya.

Ateret Cohanim sendiri merupakan kelompok Yahudi yang didukung pemerintah Israel yang berlokasi di Muslim Quarter di Kota Tua Yerusalem.

Kelompok itu dikabarkan secara aktif bekerja untuk mengusir warga Palestina dari rumah mereka dan membangun pemukiman secara ilegal.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya