Berita

Jajaran Polres Pemalang memberikan penyuluhan untuk menangkal paham radikalisme di kalangan pelajar/RMOLJateng

Presisi

Cegah Paham Radikalisme, Polres Pemalang Beri Penyuluhan kepada 100 Pelajar

RABU, 24 MEI 2023 | 11:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pencegahan radikalisme di masyarakat sudah seharusnya dilakukan sejak dini. Termasuk di kalangan siswa atau pelajar yang relatif tengah mencari jatidiri.

Upaya inilah yang dilakukan Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Pemalang dengan memberikan penyuluhan untuk menangkal bahaya paham radikalisme dan terorisme. Teranyar, penyuluhan diikuti 100 pelajar di MK Al-Khoiriyah Pemalang, Rabu (24/5).

"Tujuannya, agar para pelajar memahami bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, terdiri dari berbagai suku bangsa dan bahasa, namun harus tetap menjaga kerukunan satu sama lain," kata Kapolres Pemalang, AKBP Yovan Fatika Handhiska Aprilaya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Rabu (24/5).


Satbinmas memberikan materi mengenai pendidikan moral, Pancasila, kebangsaan, dan nasionalisme. Isi penyuluhan yaitu pencegahan bahaya paham radikalisme dan terorisme dilakukan sejak dini.

Kapolres menyebut, anak-anak dan remaja adalah kelompok yang rentan terpapar paham radikalisme dan terorisme. Sebab, pemikiran mereka masih labil.

"Oleh karena itu para pelajar didorong untuk memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, serta diajak untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar ideologi negara," lanjut Kapolres.

Selain itu, Satbinmas juga memberikan bekal kepada para pelajar agar mampu memfilter segala bentuk informasi yang tersedia di internet. Pun bisa menyikapi dengan pemikiran terbuka dan toleran.

"Sehingga para pelajar tidak mudah terprovokasi oleh hasutan yang dapat merusak jiwa nasionalisme, serta dapat menghargai segala bentuk perbedaan untuk menjaga persatuan bangsa," demikian Yovan Fatika.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya