Berita

Presiden PKS Ahmad Syaikhu saat menyambangi kediaman Din Syamsuddin/Ist

Politik

Goda Din Syamsuddin, Presiden PKS: Barang Kali Cawapres Anies Ada di Sini

SELASA, 23 MEI 2023 | 21:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Keadilan Sejahtera sowan politik ke berbagai tokoh nasional untuk mencari calon wakil presiden pendamping Anies Baswedan bertarung di Pilpres 2024, salah satunya ke Din Syamsuddin.

Presiden PKS Ahmad Syaikhu menuturkan, koalisi dengan Nasdem dan Demokrat sudah sepakat bahwa Anies Baswedan adalah bakal calon presiden (bacapres) yang akan diusung. Syaikhu mengatakan koalisi tersebut kini semakin solid di tengah berbagai terpaan yang dihadapi.

"Kita ingin yakinkan koalisi ini tetap solid mengusung pasangan capres cawapres," kata Ahmad Syaikhu di kediaman Din Syamsuddin, Jalan Margasatwa, Jakarta Selatan, Selasa (23/5).


Ahmad Syaikhu mengatakan untuk capres KPP telah sepakat menunjuk Anies Baswedan. Untuk wakil presiden, meskipun diserahkan langsung ke Anies Baswedan, namun tiga partai politik di KPP memiliki peluang untuk mencari sosok yang tepat mendampingi Anies Baswedan dengan melakukan sowan politik. Syaikhu kemudian menggoda Din bahwa sosoknya bisa sangat dimungkinkan untuk diusung menjadi cawapres Anies Baswedan.

"Saya sekarang diamanahi untuk keliling ke berbagai elemen bangsa pak Din, untuk mencari cawapres, untuk diusulkan. Saya pikir barangkali salah satunya justru ada di sini," goda Syaikhu kepada Din Syamsuddin.

Mendapati pernyataan itu, Din Syamsuddin lantas berseloroh tidak ada dalam forum dan pembahasan soal itu pertemuan sore hari ini.

"Tapi tidak di kunjungan ini. Itu yang jadi headline itu," timpal Din sambil menutup.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya